Assalamualaikum wr wb sobat, semoga harimu cerah dan menyenangkan... :)
"Saat kau di sisiku
Kembali dunia ceria
Tegaskan bahwa kamu
Anugerah terindah yang pernah kumiliki"
Kembali dunia ceria
Tegaskan bahwa kamu
Anugerah terindah yang pernah kumiliki"
Malam ini, Saya akan bercerita tentang sosok yang sangat berpengaruh dalam 20 tahun hidupku sekarang dan mungkin selamanya. Dialah wanita yang sangat Saya kagumi. Baiklah, pertama-tama akan Saya kenalkan mama yang sangat saya sayangi. Mama bernama Rosi'ah, ya sangat pendek bukan. ketika mama ditanya apa arti namanya mama tidak tahu hehehe... mama sekarang sudah berusia 43 tahun.
Sosok mama sangat berperan dalam perjalan hidup saya. sebenarnya ada banyak hal yang dapat saya ceritakan pada kalian semua tentang mama, namun kali ini saya bahas sedikit saja ya.. hehe. mama sangat berperan dalam pendidikan saya. Sejak saya masih kecil, Mama selalu mengantar jemput saya disekolah, juga ketika pergi kursus Mama selalu setia mengendarai sepeda motor untuk mengantar jemput saya, walaupun sesekali Mama terlambat pulang karena urusan pekerjaan dan Saya naik ojek. Selain itu, Mama sering membantu Saya dalam menjelang ujian. Pada saat SD Mama sering membantu membuat rangkuman kalau ujian sudah dekat. Mama juga selalu mendukung untuk hal-hal yang berhubungan dengan pendidikan seperti kursus-kursus, membeli buku, belajar bersama teman. Mama juga selalu mengharuskan Saya menelan pil-pil hitam yang katanya untuk mencerdaskan otak, juga vitamin yang bentuk huruf hehehe
Puncak kekaguman Saya terhadap Mama adalah ketika Mama dengan setia menemani proses panjang dan berat Saya dalam menentukan akan jadi apa Saya nantinya. Waktu itu, hampir seminggu sebelum SNMPTN dimulai. Perasaan berkecamuk mulai menghampiri Saya saat itu. Saya sendirian di kamar kost yang besar itu. Benar saja, kamar kost itu dahulunya ditinggali oleh 3 anak manusia, namun dua diantaranya telah menemui titik terang bangku perkuliahan. Ya, Lily dan Wiranti sudah diterima di UI. Saat pengumuman itu Saya sangat senang karena mereka mendapatkan yang terbaik. Tapi setelah mereka pergi Saya jadi galau. Disanalah Mama menyemangati Saya. Tak mau saya sendirian, Mama ikut menginap di kost itu satu hari sebelum peperangan itu dimulai. Mama selalu menemani, menyediakan setiap yang saya butuhkan. Makanan, Minuman, semuanya. Saya merasa tidak sendiri dan kembali begitu bersemangat. Mama mengarahkan Saya untuk belajar, untuk bangun awal. Mama yang tahajudnya lebih sering dari Saya sendiri yang menginginkan bangku kuliah. Mama yang do'anya jauh lebih panjang dan khusuk dari saya sendiri. Dan Mama yang lebih dagdigdug menemani saya sampai ditempat Ujian. Ketika Peserta lain hanya diantar, Mama menunggu hingga ujian berakhir. Mama Saya Super, bukan?
Dan benar saja pepatah dari salah satu bimbel, "Doa Ibumu Menembus Langit". Saya lulus dan diterima dipilihan pertama, Pendidikan Dokter Unsri. Well, sejak saat itu ketika Saya merasa telah beruntung, maka Saya yakin doa Mama telah Allah kabulkan.
Terimakasih Sobat, kalian telah bersedia membaca sedikit cerita Saya. Semoga harimu penuh keberkahan dan semoga Ibu kita selalu Allah berikan kesehatan dan kebahagiaan.
Akhirulkalam, Wassalamualaikum wr wb :)




0 comments:
Post a Comment
Selamat Berkomentar